Menguasai Cara Menggambar Clean
-up dan Sisip
9.1
Menemukan syarat
-syarat gambar yangasli
9.2
Pengantar Animasi
Sejak menyadari menyadari bahwa gambar bisa dipakai sebagai alternatif
media komunikasi, timbul keinginan menghidupkan lambang
-lambang tersebut menjadi cermin ekspresi kebudayaan. Terbukti dengan diketemukannya
berbagai artefak pada peradapan Mesir Kuno 2000 sebelum masehi. Salah
satunya adalah beberapa panel yang menggambarkan aksi dua pegulat dalam
berbagai pose. Dalam salah satu ilustrasi Leonardo da Vinci yang terkenal,
dilukiskan anggota tubuh manusia dalam berbagai posisi.
Seorang artis Italy Gioto, juga melukiskan malaikat dalam posisi terbang
dengan repitisi gerakan. Dalam salah satu ilustrasi Leonardo da Vinci yang
terkenal, dilukiskan anggota tubuh manusia dalam berbagai posisi. Seorang
artis Italy Gioto, juga melukiskan malaikat dalam posisi terbang dengan repitisi
gerakan.
Gambar 6.1
Gambar lukisan gua purba yang mengisahkan cerita
Sumber :
http://www
-
viz.tamu.edu/courses/viza615/97spring/pjames/history/main.html
Ditemukannya prinsip dasar dari karakter mata manusia yaitu :
persistance of
vision
(pola penglihatan yang teratur). Paul Roget, Joseph Plat
eau dan Pierre
Desvigenes, melalui peralatan optik yang mereka ciptakan, berhasil
membuktikan bahwa mata manusia cenderung menangkap urutan gambar
-gambar pada tenggang waktu tertentu sebagai suatu pola.
Gambar
6.
2
Gambar peruba
han karakter
Animasi sendiri tidak akan pernah berkembang tanpa ditemukannya prinsip
dasar dari karakter mata manusia yaitu: persistance of vision ( pola
penglihatan yang teratur ). Paul Roget, Joseph Plateau dan Pierre Desvigenes,
melalui peralatan optic
yang mereka ciptakan, berhasil membuktikan bahwa
mata manusia cenderung menangkap urutan gambar
-gambar pada tenggang
waktu tertentu sebagai suatu pola. Dalam perkembangannya animasi secara
umum bisa didefinisikan sebagai:
Suatu sequence gambar yang diekspo
s pada tenggang waktu tertentu
sehingga tercipta sebuah ilusi gambar bergerak.
Pengertian animasi pada dasarnya adalah menggerakkan objek agar tampak
lebih dinamis. Sebelum era komputerisasi seperti sekarang, animasi
merupakan proses yang rumit dan menyit
a banyak waktu dan tenaga. Film
-film animasi terdahulu menggunakan ratusan sampai ribuan gambar sketsa tangan
untuk membuat sebuah animasi pergerakan satu
-persatu. Tiap gambar
bergerak tersebut dikenal dengan
frame
. Untuk membuat animasi yang halus pergerakannya maka dibutuhkan makin banyak gambar.
Secara harfiah, animasi berarti menghidupkan atau membuat bergerak,
membuat animasi memiliki makna menggerakkan obyek agar menjadi hidup /
bergerak.
Membuat animasi dapat berupa menggerakkan gambar / lukisansket
sa tangan, boneka atau obyek tiga dimensi.
Setelah era komputer grafik seperti sekarang, proses animasi tidak lagi
merupakan suatu proses yang terlalu rumit. Seorang animator 2D atau 3D
cukup menganimasikan
frame
awal dan akhir dari suatu pergerakan animasi,
selebihnya komputer akan mengkalkulasi gerakan di antaranya (dikenal dengan istilahIn-Between). Informasi pergerakan sebuah objek dicatat
komputer dengan informasi berupa
Aligment.
Jumlah Aligment dan frame
diantaranya inilah yang menentukan halus atau tidaknya sebuah pergerakan
animasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar